fbpx

Anda Memiliki Penyakit Kronis Daun Sambiloto solusinya

Si Pahit Yang Menyehatkan

Bibit Tanaman Sambiloto

Apakah anda mengalami Penyakit ini?

Daun Sambiloto Solusinya 

Si Pahit Yang Menyehatkan

Kandungan yang Terdapat Pada Daun Sambiloto

Sambiloto (Andrographis paniculata (Burm. f.) Nees) mengandung senyawa diterpene, lactone, dan flavonoid. Empat senyawa lakton yang ditemukan di dalam daun sambiloto (Akbar, 2011), yaitu deoxyandrographolide, andrographolide, neoandrographolide dan 14- deoxy-11, 12-didehydroandrographolide. Senyawa flavonoid banyak ditemukan pada bagian akar, tetapi juga dapat ditemukan pada bagian daun (Ratnani et al., 2012). Bagian akar dari tanaman sambiloto, mengandung senyawa flavonoid berupa polymethoxyflavone andrographine, panicoline, alkane, keton, aldehid, kalium, kalsium, natrium, asam kersik, monometilwithin, dan apigenin-7,4-dimetil eter (Hariana, 2013). Bagian batang dan daun dari tanaman sambiloto mengandung senyawa alkane, keton dan aldehid (Ratnani et al., 2012). Kandungan dari sambiloto yang digunakan untuk pengobatan antara lain lactone, diterpenoids, diterpene glycosides, flavonoids, dan flavonoid glycosides (Akbar, 2011). Sambiloto memiliki fungsi sebagai antipiretik, obat panas dalam, analgesik, antiinflamasi, antiracun, antibakteri, dapat mengkondensasi sitoplasma pada sel tumor, mengatasi infeksi serta merangsang fagositosis.

Sambiloto akan terasa pahit ketika dikonsumsi, hal tersebut diduga berasal dari senyawa andrographolide yang terkandung oleh tanaman sambiloto (Widyawati, 2007). Awalnya diduga bahwa senyawa yang menimbulkan rasa pahit adalah senyawa lactone andrographolide. Namun lebih lanjut diketahui senyawa yang menimbulkan rasa pahit yakni senyawa andrographolide dan kalmeghin (Ratnani et al., 2012). Senyawa bioaktif dalam sambiloto yang berperan sebagai antikanker adalah andrographolide (Habibah, 2009). Selain senyawa andrographolide, sambiloto juga mengandung senyawa flavonoid yang merupakan senyawa polifenol golongan antioksidan. Yang dapat menghambat proses terjadinya oksidasi yang dipicu oleh radikal bebas

Fakta Tentang Daun Sambiloto

Berikut ini fakta tentang daun sambiloto

Melancarkan peredaran darah

Mampu melawan pertumbuhan sel kanker payudara

Kaya asam lemak tak jenuh

Kaya antioksidan

Menurunkan hipertensi

Menurunkan kolesterol jahat yang memicu serangan jantung

Memperkenalkan

Daun Sambiloto

Sambiloto merupakan tumbuhan berkhasiat obat berupa terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 sentimeter. Asalnya diduga dari Asia tropika. Penyebarannya dari India meluas ke selatan sampai di Siam, ke timur sampai semenanjung Malaya, kemudian ditemukan Jawa. Tumbuh baik di dataran rendah sampai ketinggian 700 meter dari permukaan laut. Sambiloto dapat tumbuh baik pada curah hujan 2000-3000 mm/tahun dan suhu udara 25-32 derajat Celcius. Kelembaban yang dibutuhkan termasuk sedang, yaitu 70-90% dengan penyinaran agak lama. Nama daerah untuk sambiloto antara lain: sambilata (Melayu); ampadu tanah (Sumatera Barat); sambiloto, ki pait, bidara, andiloto (Jawa Tengah); ki oray (Sunda); pepaitan (Madura), sedangkan nama asingnya Chuan xin lien

Anti Bakteri

Menyembuhkan asam urat

Menghancurkan lemak

Sebagai Lotin Pengusir Nyamuk

Meningkatkan kekebalan tubuh

Mencegah Penggumpalan Darah

Anti Radang

Bahan Dasar Perawatan Kulit

Cara Pengolahan Daun Sambiloto

Pertama-tama, siapkan daun sambiloto secukupnya, lalu keringkan hingga Anda mendapat sekitar 10-20 gram daun sambiloto kering. Kemudian, Anda dapat merebus daun sambiloto kering ini. Cara lain adalah dengan menghaluskan daun sambiloto kering tersebut lalu menyeduhnya dengan air panas. Air sambiloto yang Anda peroleh dari salah satu cara di atas dapat Anda minum 3 hingga 4 kali sehari.

cocok untuk Penderita Diabetes

cocok untuk Penderit penyakit Jantung

cocok untuk menurunkan Dara Tinggi

cocok untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh

cocok untuk Penderta Asam Urat

cocok untuk Menghacurkan Lemak

Peringatan Sebelum Konsumsi Sambiloto

Jika dikonsumsi dengan dosis yang tepat dan dalam jangka waktu yang pendek, umumnya sambiloto tidak berbahaya. Meski demikian, konsumsi sambiloto memiliki risiko efek samping seperti diare, muntah, sakit kepala, hidung berair, ruam, kelelahan, dan kehilangan nafsu makan.

Jangan mengonsumsi sambiloto melebihi dosis dan dalam jangka panjang untuk menghindari reaksi alergi serius, pembengkakan kelenjar getah bening, maupun peningkatan enzim hati. Ikuti aturan pemakaian yang tertera pada kemasan obat.

Pembuatan suplemen sambiloto ada yang dikombinasikan dengan ginseng Siberia. Menurut penelitian, kombinasi ini aman dikonsumsi untuk jangka waktu tiga bulan.

Beberapa Cara Untuk Mengolah Daun Sambiloto

Berikut Ini Cara Mengolah Daun Sambiloto Untuk Beberapa penyakit

Resep Herbal Tifoid (Tifus, Demam Tifoid)

Daun sambiloto segar sebanyak 10 – 15 lembar direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari.

Resep Herbal Influenza, Sakit kepala, Demam

Bubuk kering sambiloto sebanyak 1 g diseduh dengan cangkir air panas. Setelah dingin diminum sekaligus, Lakukan 3 – 4 kali sehari.

Resep Herbal Disentri basiler, Diare, Radang saluran napas, Radang parus

Herba kering sebanyak 9 – 15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Air rebusannya diminum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Resep Herbal TB paru

Daun sambiloto kering digiling menjadi bubuk. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk rata lalu dibuat pil dengan diameter 0,5 cm. Pil ini Ialu diminum dengan air matang. Sehari 2 – 3 kali, setiap kali minum 15 – 30 pil.

Resep Herbal Disentri

Herba krokot segar (Portulaca oleracea) sebanyak 500 g diuapkan selama 3 – 4 menit, lalu ditumbuk dan diperas. Air perasan yang terkumpul ditambahkan bubuk kering sambiloto sebanyak 10 g sambil diaduk. Campuran tersebut lalu diminum, sehari 3 kali masing-masing 1/3 bagian.

Resep Herbal Radang paru, Radang mulut, Tonsilitis

Bubuk kering herba sambiloto sebanyak 3 – 4,5 g diseduh dengan air panas. Setelah dingin tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus.

Dapatkan Diskon

50%

Bibit Tanaman Sambiloto

Rp 420.000/2pcs

Rp 210.000/2pcs

Paket Hemat

hanya

Bibit Tanaman Sambiloto

Rp 820.000/2pcs

Rp 410.000/4pcs

Paket Lebih Hemat

hanya

Bibit Tanaman Sambiloto

Rp 1.320.000/2pcs

Rp 610.000/6pcs

Keuntungan Yang Anda Dapatkan Jika Anda Belanja Di Saloofah Indonesia

Berikut ini keuntungan yang anda dapatkan jika anda belanja di Saloofah Indonesia

Sifat Buah Hampir sama persis dengan Induknya

Karena pembiakan dengan cara vegetative (bukan biji).

Bebas Penyakit & Hama

Diperbanyak dari indukan yang sehat, bebas penyakit dan hama.

Cukup Umur & Siap Tanam

Bibit telah di rawat dalam polybag atau pot minimal 6 bulan dengan jumlah dan kondisi akar yang kuat sebelum siap jual.

Tidak Mandul

Berasal dari indukan yang sudah terbukti berbuah dan produktif.

Lebih Cepat Lebat Daunnya

Pencangkokan atau okulasi dilakukan pada indukan yang dewasa dan telah Lebat Daunnya​.

Bibit Sehat

karena dirawat secara khusus oleh ahli pembibitan kami.

Apa kata Mereka Yang Pernah Belanja di Saloofah Indonesia

Beberapa kata Mereka Yang sudah Belanja Di sini

Packingnya rapi banget, tanaman terlihat masih survive, 😍, lain kali mau belanja disini lagi ah, makasi bonusnya yah 😁

Miss Christine

Pelanggan Saloofah Indonesia

Alhamdulillah paket sampe tepat waktu, packing rapih, tanaman masih segar. Semoga mreka betah dsini. Terima kasih

Anita Cruz

Pelanggan Saloofah Indonesia

Barang sesuai pesanan…. sukses selalu buat Saloofa Indonesia!!!

Kathryn Mcgee

Pelanggan Saloofah Indonesia

Fast respons….. trimakasih Saloofa Indonesia

Rosa Lawson

Pelanggan Saloofah Indonesia

Diskon 50% akan hangus dalam:
00 Hari 00 Jam 00 Menit 00 Detik

Bibit Tanaman Sambiloto

www.almahyra.store